Rekening Botok Sempat Diblokir Jelang Demo, Mandiri Akhirnya Buka Lagi: Jadi Bukan Karena Demo?

Nah, ini bagian yang sempat bikin banyak orang bertanya-tanya: rekening Mas Botok diblokir menjelang aksi, sebenarnya kenapa?
Rekening Bank Mandiri milik aktivis asal Pati, Supriyono alias Botok, tidak bisa digunakan sejak Jumat (21/8/2026). Di dalam rekening tersebut terdapat sekitar Rp80,9 juta, yang merupakan campuran uang pribadi dan dana donasi publik.
Dana donasi itu dikumpulkan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) untuk mendukung aksi demonstrasi warga Pati di depan Gedung DPR RI pada Kamis (27/8).
Lalu kenapa diblokir?
Menurut penjelasan Bank Mandiri, pemblokiran dilakukan atas permintaan resmi Aparat Penegak Hukum (APH) atau kepolisian. Polda Metro Jaya menyebut langkah tersebut sebagai upaya awal untuk menyelidiki keamanan data pribadi sekaligus melindungi para donatur.
Jadi kalau pertanyaannya, “rekening diblokir karena mau dipakai demo?” Dari informasi yang ada, jawabannya bukan sesederhana itu.
Apalagi pada Rabu (26/8), Direktur Utama Bank Mandiri hadir dalam rapat bersama Komisi III DPR RI dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Setelah kepolisian menyatakan tidak menemukan pelanggaran hukum atau masalah dalam aktivitas donasi tersebut, polisi kemudian meminta pemblokiran dicabut. Bank Mandiri pun membuka kembali akses rekening Botok.
Artinya, dana yang sebelumnya tidak bisa digunakan akhirnya bisa kembali dipakai.
Nah, BaRaNers, dari sini kelihatan bahwa pemblokiran memang terjadi menjelang aksi, tetapi bukan berarti rekening tersebut diblokir semata-mata karena dana itu untuk demo. Ada permintaan dari aparat yang kemudian berujung pada pemblokiran, lalu akses dipulihkan setelah tidak ditemukan pelanggaran.
MinRa cuma mau bilang: timing-nya memang bikin orang bertanya-tanya. Tapi antara “diblokir menjelang demo” dan “diblokir karena demo”, itu dua hal yang berbeda. Jangan sampai tanggal berdekatan langsung dianggap punya sebab yang sama.
Oh iya, isu soal rush money atau saham Mandiri anjlok gara-gara kasus ini juga disebut hoaks.
Sumber : TikTok@yudi_handoyo
Menurut BaRaNers, apakah informasi dalam berita ini Hoax atau Fakta?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar